Laman

Senin, 23 April 2012

kembar yang dipisah?



coba diperhatikan dengan seksama itu dua gambar di atas.. banyak banget yang komentar kalo gw sama ngajakmikir mirip di foto foto itu. padahal dulu sebelum nikah perasaan gak ada mirip miripnya, makanya gak pernah kepikiran jodohnya dia. karakternya aja udah beda banget dulu sebelom nikah. jadi mana kepikiran gw bakal nikah sama dia.

dulu sewaktu dia dateng ke bandung, domisilinya di jakarta waktu itu. kita main ke rumah maimdut, bareng gieeps, hafidzeffendi, sama onnayokheng. misinya sebenernya cuma mau nganterin undangan teh gita buat mamahnya teh irma. terjadilah perbincangan diantara kami, sampai tiba tiba ada freeze moment antara kita semua sewaktu mamahnya teh irma ngomong "kalo diliat liat nanti neng ini jodohnya sama akang itu" (redaksinya lupa, sambil nunjuk gw dan bosmuf). gw yang tadinya lagi asik sms-an tiba tiba menyadari suasana hening, dan kang apis memecah keheningan dengan mengulang kata-katanya teh irma.. gw langsung cengo begitu denger..

di tengah kecengoan itu gw langsung membantah "kasian atuh bu nanti bosmuf kalo nikah sama saya, nanti makanan dia saya abisin semua. udah gitu kan gedean saya badannya, kasian ntar" gw emang beneran gak bisa ngebayangin rumah tangga macam apa nanti kalo jadi gw nikah sama bosmuf. kasian banget dia yang pendiam, makannya sedikit, badannya kecil harus menikah sama gw yang cerewet parah, makannya banyak dan besaaaaar.. tapi setelah di jalanin ternyata normal normal aja pernikahan kita (sejauh ini, semoga selamanya). justru dibalik perbedaan yang banyak itu ternyata banyak juga kesamaan kita setelah menikah. ternyata memang memang bener, wanita baik akan menikah dengan lelaki baik, wanita unik akan menikah dengan lelaki unik juga.. hahaha
mungkin kejadian di rumah teh irma itu bisa dibilang "sign" buat kita berdua kalo kita itu jodoh, walau baru kita sadari setelah kita lamaran. ah lucu nih.

untuk masalah wajah yang mirip, akhir akhir ini sering banget kita dikira adik kaka, bahkan anak kembar. kalo dari komen komen foto sih wajar kali ya ada yang dibilang mirip, bisa jadi posisi dan senyumnya aja yang mirip atau pencahayaan lah. tapi barusan ada juga yang bilang mirip. jadi pagi tadi gw ke tukang sayur depan gang, biasa lah kadang kalo di tukang sayur suka ngerumpi gitu ibu ibunya. pas gw lagi milih-milih sayur tiba-tiba ibu di depan gw bilang "mbak ni sama suaminya mirip banget. aku kira adik kakak, gak taunya suami istri". agak kaget soalnya gw gak kenal sama si ibu ini, karena cuma sekali dua kali ketemu itu pun cuma lewat doang di depan rumahnya. banyak yang bilang gw sama dia mirip di foto, tapi baru kali ini ada yang bilang kita mirip begitu liat langsung.. sebegitu miripnyakah kitaaaa? jangan jangan gw sama dia emang anak kembar yang dipisah waktu lahir lagi.. (yakali anak kembar beda 3 tahun)

Selasa, 17 April 2012

Selamat seratus hari

Seratus hari sudah.. Jumlah yang banyak namun selalu terasa kurang. Mungkin aku termasuk orang yang tamak,sehingga seratus pun aku merasa masih kurang.

Setiap hari pasti bersama, bangun pagi bersama menjadi rutinitas. Seperti rutinitas matahari yang menampakkan wajahnya pada bumi. Walau kadang tersaput awan, namun hangatnya tetap terasa.

Terimakasih,kamu.. Terimakasih atas cinta besarmu.. :)

Rabu, 21 Maret 2012

Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh

Ksatria jatuh cinta pada Puteri bungsu dari Kerajaan Bidadari.
Sang Puteri naik ke langit.
Ksatria kebingungan.
Ksatria pintar naik kuda dan bermain pedang, tapi tidak tahu caranya terbang.
Ksatria keluar dari kastil untuk belajar terbang pada kupu-kupu.
Tapi kupu-kupi hanya bisa menempatkannya di pucuk pohon.
Ksatria lalu belajar pada burung gereja.
Burung gereja hanya mampu mengajarinya sampai ke atas menara.
Ksatria kemudian berguru pada burung elang.
Burung elang hanya mampu membawanya ke puncak gunung.
Tak ada unggas bersayap yang mampu terbang lebih tinggi lagi.
Ksatria sedih, tapi tak putus asa.
Ksatria memohon pada angin.
Angin mengajarinya berkeliling mengitari bumi, lebih tinggi dari gunung dan awan.
Namun Sang Puteri masih jauh di awang-awang, dan tak ada angin yang mampu menusuk langit.
Ksatria sedih dan kali ini ia putus asa.
Sampai satu malam ada Bintabg Jatuh yang berhenti mendengar tangis dukanya.
Ia menawari Ksatria untuk mampu melesat secepat cahaya.
Melesat lebih cepat dari kilat dan setinggi sejuta langit dijadikan satu.
Namun kalau Ksatria tak mampu mendarat tepat di Puterinya, maka ia akan mati.
Hancur dalam kecepatan yang membahayakan, menjadi serbuk yang membedaki langit, dan tamat.
Ksatria setuju. Ia relakan seluruh kepercayaannya pada Bintang Jatuh menjadu sebuah nyawa.
Dan ia relakan nyawa itu bergantung hanya pada serpih detik yang mematikan.
Bintang Jatuh menggenggam tangannya.
"Inilah perjalanan sebuah Cinta Sejati," ia berbisik,
"tutuplah matamu, Ksatria. Katakan untuk berhenti begitu hatimu merasakan keberadaannya."
Melesatlah mereka berdua.
Dingin yang tak terhingga serasa merobek hati Ksatria mungil, tapi hangat jiwanya diterangi rasa cinta.
Dan ia merasakannya... "Berhenti!"
Bintang Jatuh melongok ke bawah, dan ia pun melihat sosok puteri yang kesepian.
Bersinar bafaikan Orion di tengah kelamnya galaksi.
Ia pun jatuh hati.
Dilepaskannya genggaman itu.
Sewujud nyawa yang terbentuk atas cinta dan percaya.
Ksatria melesat menuju kehancuran.
Sementara Sang Bintang mendarat turun untuk dapatkan Sang Puteri.
Ksatria yang malang.
Sebagai balasannya, di langit kutub dilukiskan Aurora.
Untuk mengenang kehalusan dan ketulusan hati Ksatria.

-Supernova, KPBJ. Dee-

Selasa, 20 Maret 2012

udah isi?

pertanyaan itu sering muncul buat saya akhir akhir ini. inginnya saya jawab "udah" dengan ekspresi bahagia, tapi terpaksa saya jawab "belum" dengan nada membesarkan hati, hati saya sendiri. beberapa kali mimpi hamil dan menggendong bayi, saya pikir itu pertanda kalau saya sudah ditakdirkan menjai ibu, tapi ternyata memang belum waktunya. yah mau gimana lagi, kata teman saya "manusia mah hanya bisa berusaha, hanya Allah yang akan menentukan hasilnya".

suami saya mungkin maklum kalau saya ingin sekali hamil, karena saya punya tiga teman di sini. dan ketiganya sedang hamil. dua hamil muda, dan satu hamil besar, awal bulan depan melahirkan. setiap menemani mereka memenuhi ngidamnya, saya jadi kepingin ngidam juga. melihat foto foto usg anak mereka saya jadi ingin di usg juga (lhooooo??).. hehe

yah, semoga saja saya segera diberi amanah yang luar biasa besar namun menyenangkan, insyaAllah..
sekarang, kalau ada yang bertanya "sudah isi?" saya selalu minta didoakan, kan semakin banyak yang mendoakan semakin besar kemungkinan doa diijabah.. jadi, mohon doanya yaaaa.. hehehe

Rabu, 07 Maret 2012

repost from my multiply

ini di repost dari multiply saya..
foto foto waktu saya menikah dengan di penakluk hati :">
silahkan di cek di sini dan di sini

Senin, 13 Februari 2012

Pelindungku

Suatu hari,pernah saya merasa tidak mampu melakukan apapun.. Bahkan beranjak dari kasur untuk sekedar membeli makan untuk diri saya sendiri pun tidak bisa..

Kamu pergi bekerja tanpa kusiapkan pakaian, tanpa sarapan.. Dan hanya kecupan tipis dariku yang mengantarmu pergi.. Kamu melakukan sendiri tanpa komplain..

Siangnya kamu pulang ke rumah,mencuri waktu istirahatmu sekedar memastikan aku baik baik saja.. Sambil mengantarkan makanan untukku dan siang itu kita makan bersama..

Kamu memang bukan sosok romantis dengan setangkai bunga dn coklat.. Tapi kamu adalah sosok pelindung yang selalu ingin aku baik baik saja.. Mengorbankan semua waktu,tenaga,pikiran,bahkan materi untukku.. Terimakasih kamu.. :)
Terimakasih pelindungku :*