Laman

Senin, 22 April 2013

apakah meminta maaf selalu baik?

sering kali meminta maaf terdengar lebih ksatria.. lepas melakukan kesalahan lalu meminta maaf. hal yang wajar memang. tapi pernahkah berpikir bahwa tidak melakukan kesalahan lalu berakhir harus meminta maaf itu lebih baik?

memakai kacamata orang yang harus memberikan maaf. dilema rasanya, jika tidak memaafkan maka kita akan mendapatkan dosa, namun jika mendapatkan permintaan maaf maka luka itu kembali tergores. mungkin luka itu sudah sembuh, tidak berdarah atau bernanah lagi, tapi bekasnya masih ada di sana. dan ketika melihat bekas lukanya, rasa ngilunya masih terasa.

jadi, meminta maaf itu salah? bisa jadi benar bisa jadi tidak. benar jika tidak disertai dengan perbaikan, terus melakukan kesalahan kepada orang lain lagi. mudah sekali mengatakan kata maaf, bahkan menganggap kata maaf bisa menyelesaikan masalah. namun meminta maaf tidak salah jika disertai dengan perbaikan, dan kedepannya lebih menjaga sikap dan ucapan agar tiada lagi yang dapat tersakiti sehingga kata maaf itu tidak lagi terucap dan membuat masalah baru.

jadi, apakah permintaan maaf anda saya terima? bisa ya, bisa tidak. tergantung anda :)

Jumat, 05 April 2013

si bungsu menikah

semasa SMA saya bukan termasuk anak yang populer , bisa dibilang ada yang kenal saya merupakan suatu keberkahan buat saya. karena saya bisa dibilang silumannya sekolah, datang paling siang pulang paling pagi. padahal kosan saya dekat sekali dengan sekolah, bisa ditempuh dengan jalan cepat selama 5 menit. karena kosan saya yang dekat dengan sekolah ini lah yang membuat kamar saya lebih terkenal dibanding pemiliknya. dulu kamar saya suka dipake orang-orang bolos sekolah. karena kamar saya tidak pernah saya kunci. bahkan orang yang tidak saya kenal juga sering menumpang di kamar saya.. aneh yaaaa, yaaa memang aneh.

tapi biarpun saya begitu, saya punya semacam "genk" dulu hingga sekarang. genk ini berisi teman-teman kosan saya yang seangkatan dan yang suka "berteduh" di kosan kami sampai matahari terbenam. nama genk saya ini JALIPAT. singkatan dari JAwa LIma emPAT, karena kosan saya berada di jalan Jawa no. 54. saya termasuk anggota yang agak terlambat masuk, karena yang lain sepertinya terbentuk ketika kami kelas 1, sedangkan saya bergabung saat saya kelas 2.

subhanallah, menyenangkan sekali memiliki teman-teman seperti mereka. banyak sekali n pelajara hidup yang saya dapat dari mereka. hingga sekarang kami berumur nyaris seperempat abad kami masih sering bertukar sapa walau tidak sesering dulu. karena sekarang kami sudah berpencar, ada yang di padang, jakarta, balikpapan, singapur, jawa timur, dan bandung. macam bola di dragon ball saja kami dipencar, jika nanti berkumpul menjadi satu bisa mengabulkan satu harapan (makin ngelantur)

rindu sangat sepertinya saya untuk berjumpa mereka. terakhir bertemu adalah saat saya menikah yaitu 1 tahun 3 bulan lalu.. lama sekali buat kami, karena dulu paling lama tidak bertemu adalah satu bulan. alhamdulillah nanti akan ada satu momen kita dipertemukan di bulan ini. si bungsu kami, anggota termuda dari Jalipat akan menikah tanggal 13 ini.. tidak sabar rasanya ingin cepat cepat tanggal itu.

si bungsu ini menikah dengan teman kami di dunia maya, awalnya, sekarang sih sudah teman nyata karena sudah dari kurang lebih 4 tahun belakang kami sering bertemu dengan si pria. perjalanan cinta yang menurut saya luar biasa sekali bisa benar-benar menjadi jodoh. motto nya si bungsu ini adalah "kalau jodoh tak kan lari kemana, paling ke pelaminan" dan harapan dia di setiap doa yang dipanjatkan terkait jodoh adalah "tidak ingin memiliki mantan pacar", dan itu semua terbukti.. satu-satunya pria yang bisa meluluhkan hati sahabat saya ini sekaligus satu-satunya pria yang melamar dengan jantan ke orangtuanya.

doa saya untuk sahabat saya, Ilah Nurhidayah dan R. Muhammad Yusuf Fadli, semoga kalian terus bersama di dunia dan di akhirat. menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah.. semoga selalu diberikan kebahagiaan.. salam pelukan hangat dari saya, insyaAllah kita akan berjumpa nanti saat kalian menjadi raja dan ratu sehari.. ohya, hari minggunya kita belanja ke gasibu,yuk :p

yupu, sipow, saya, gesti, tami, pebh, ilah. [jalipat formasi kurang lengkap]


me and ilah :*

arga, saya, ilah, ucup (calon suami ilah), kang ratno

Sabtu, 02 Maret 2013

belajar perencanaan keuangan

Yang namanya emak rumah tangga itu gak melulu ngurusin dapur ternyata, tapi banyak tugas yang dibebankan juga. Salah satunya mengatur keuangan keluarga. Secara saya adalah orang yang sangat boros sewaktu gadis, sampe sekarang juga masih sih, pekerjaan ini sangat rumit sekali. Banyak sekali godaan yang sering saya langgar, apalagi soal belanja dan jajan..

Tapi 2 bulan lalu saya menyadari, masa depan keluarga saya, keberlangsungan hidup saya dan suami ada di tangan saya. Maka 2 bulan terakhir ini saya fokus sekali mempelajari tentang perencanaan keuangan. Dan ternyata rada rumiiiiitt..

Saya harus mempersiapkan dana darurat, kesehatan saya butuh jaminan (alhamdulillah sekarang sudah terdaftar jamsostek,tapi ini belum terlalu menjamin), dana pensiun suami saya pun harus saya pikirkan.. Belum cicilan cicilan saya yang menggunung.. Beneran yaaaa, nyicil tuh cuma enak keliatannya aja, aslinya mah tetep aja gak enak. Hehehe

Dan hal yang paling penting juga adalah investasi. Sejauh ini saya baru investasi di reksadana dan LM aja. tapi fokus saya masih di LM, karena saya masih belum terlalu mengerti tentang reksadana. yaaaa namanya coba coba, jadi pasrah saja. kalopun rugi juga gak terlalu gimana soalnya yang saya investasikan hanya sepersekian persen saja. mungkin nanti kalau saya sudah mengerti, saya akan main lebih besar di reksadana.

nah,investasi LM ini mudah mudah gampang. sebenernya diliat dari kondisi keuangan masing-masing sih ini mah caranya. kalo saya berhubung saya tidak bekerja dan hanya mengandalkan uang belanja suami saja,jadi saya mengumpulkan LM dengan cara mencicil memakai sisa uang belanja yang saya terima.. mungkin kalo yang bekerja dan penghasilannya memadai, baiknya sih beli tunai karena lebih murah.

jadi kesibukan saya sekarang adalah belajar.. belajar mengelola keuangan dan belajar menahan godaan dari belanja tas.. haduuuuhhh, sekarang saya lagi tergila gila membeli tas.. parah sekali saya ini.. hehehe..
see yaaaa :)

Sabtu, 16 Februari 2013

silakan berhadapan dengan saya!

pernah merasakan marah memuncak kepada seseorang dan hanya bisa diekspresikan dengan senyum getir?
beberapa hari lalu saya mengalami, dan sampai saat ini saya masih mengingat kejadiannya, bahkan rasa amarah yg datang ketika itupun masih ingat.

sebab apa saya marah, tentu bukan sekedar hal sepele buat saya. saya memang tipikal orang yang suka marah,tapi biasanya setelah saya meluapkan seketika itupun saya lupa.

tapi, empat hari lalu benar benar akan saya ingat kemarahan saya. bagaimana mungkin saya tidak marah mendengar suami saya dihina oleh orang lain. mungkin yang dia maksud hanya gurauan, tapi bagi saya itu sebuah penghinaan. terlebih yang dia hina suami saya.

saya merasa tidak ada hak dia menghina suami saya, dia tidak pernah mengenal suami saya, bahkan dia tidak tahu nama suami saya. justru ini yang membuat saya semakin geram. saya saja yg tau siapa,bagaimana,dan seperti apa suami saya tidak pernah menghina..

dan kewajiban sayalah sebagai seorang istri untuk membela orang yang memberi saya nafkah, mencurahkan kasih sayangnya untuk saya, menjaga saya siang dan malam..

teruntuk siapapun yang akan menyakiti dan menghina suami saya, berhati-hatilah! anda akan berhadapan dengan saya!! mungkin kemarin atau hari ini saya hanya tersenyum menanggapi anda, tapi anda bisa lihat esok.. *evilsmirk*

Minggu, 23 Desember 2012

Tips Membersihkan Rumah

Saya bukan orang yang rajin dalam hal kebersihan (ups malu). Tapi semenjak saya menikah,saya mulai memperbaiki kebiasaan buruk saya itu.

Berawal dari kedatangan teman saya yang super perfect. Dia melihat rumah saya yang tidak teratur. Sebetulnya bersih,hanya saja tata letak dan kerapihannya kurang. Maka teman saya pun dengan baik hati memberikan tips agar rumah selalu rapih.

Berikut tips nya:
1. Kerjakan dari belakang ke depan rumah,untuk yang memiliki pintu keluar hanya di depan. Lalu kerjakan dari atas ke bawah.
2. Utamakan hal-hal yang menyangkut dengan air, seperti mencuci baju atau mencuci piring.
3. Letakkan barang-barang pada tempatnya, jangan pernah membiarkan barang tergeletak begitu saja. satu barang tergeleak akan 'mengundang' barang lain..hehehe
4. Pastikan selalu tidak ada remahan makanan di lantai. jika ada langsung bersihkan agar tidak mengundang semut.
5. Lakukan sekarang dan jangan pernah menunda!

hihihi.. poin ke-5 yang selalu ditekankan oleh teman saya. baiklaaaah.. semoga rumah saya bisa terus selalu rapih yaaaa.. :p
kasian soalnya akang, dia alergi gigitan semut. pernah sekali dia digigit semut di bagian kaki. selang setengah jam mata kirinya bengkak dan menjalar ke seluruh tubuh dan wajah. kulitnya memerah, banyak bentol bentol, dan gatal. kasian dia :(

Jumat, 14 Desember 2012

cerita tentang pedagang

Bismillah, saya mau bercerita sedikit tentang lika-liku menjadi pedagang. alhamdulillah setelah saya menikah, saya mengumpulkan beberapa uang untuk dijadikan modal berbisnis. bisnis saya dimulai ketika salah satu teman saya di Karisma mengajak saya untuk gabung dengan dia, berkolaborasi membangun bisnis ini. saya menyetujui dengan alasan, saya sepertinya butuh partner dalam memulai usaha, biar nanti sewaktu saya sedang malas ada yang menyemangati. lagi pula teman saya ini posisinya di Bandung, strategis sekali.

jadi saya berdagangnya via offline dan online dibantu dengan teman-teman saya yang menjadi reseller. yang namanya berdagang tidak selamanya selalu ada order. pernah satu bulan saya dan teman saya tidak menerima pesanan sama sekali maka bulan itu kita dengan gencarnya melakukan iklan via online. pernah juga satu bulan pesanannya banyaaaaaaaak banget, sampai kita kewalahan dan alhamdulillah sampai barangnya hampir terjual semua. ada juga teman saya yang cerita, dulu di awal-awal dia berdagang selama setahun tidak ada yg order, paling hanya satu-dua, tapi sekarang pelanggannya sudah banyak bahkan sampai ke luar negri.

ada lagi beberapa pengalaman unik dan lucu...

calon pembeli : mbak, itu kerudungnya harganya berapa?
saya : harganya 35ribu mbak
calon pembeli : oh ada warna vink keunguan gak?
saya : (bingung warna vink keunguan itu kaya apa) yang kaya gini mbak? (kasih link foto)
calon pembeli : ada lagi gak yang lain?
saya : (kasih semua link foto yang warnanya, , menurut saya, vink keunguan) ini mbak, dipilih aja yang mana
calon pembeli : gak jadi ah mbak, gak ada yang sreg. mbak jualan apa aja?
saya : errrrr... itu bisa diliat aja mbak di album foto fanpage kami..

dan tau kah kalian, si calon pembeli ini pada akhirnya sama sekali tidak membeli barang kami..hahaha

adalagi...

pembeli : mbak, mau lihat kerudung kerudung yang ready stock dong
saya : boleh mbak. (saya kirim foto-fotonya via bbm)
pembeli : mbak, bisa gak kalo saya beli tapi disimpen aja di mbak barangnya, nanti kalo saya udah kasih alamat buat dikirim baru minta tolong mbak kirimin.
saya : oh boleh,mbak. (lalu pembeli ini membeli 10 kerudung punya saya)
pembeli : mbak, nanti transfernya nyicil ya.. nanti saya titip uang juga untuk ongkos kirimnya

subhanallah, bahkan saya dan partner saya gak kenal sama pembeli ini sebelumnya. tapi pembeli ini begitu mempercayai uang dan barangnya yang sudah jadi hak dia (karena sudah dibeli) kepada kami.

adalagi... ini yang membuat saya sempat stress sekaligus tertawa..

reseller : mbak, pesen bedcover ya, tapi langsung kirim ke palembang aja jangan ke balikpapan
saya : oke, minta alamatnya ya. (besoknya saya minta ibu saya kirim ke palembang)

beberapa hari kemudian...

reseller : mbak, katanya udah sampe ke palembang. tapi kok cuma spreinya ajah. kemaren kan pesennya lengkap kan?

saya kaget, jangan-jangan ibu saya salah menangkap pesanan saya. lalu saya konfirmasi ibu saya, katanya memang kirim bedcover, resi nya pun ditulis bedcover. saya langsung curiga sama yang di palembang, jangan-jangan dia ingin nipu saya. astaghfirullah... jahatnya saya

saya : mbak, saya udah konfirmasi ke ibu saya. katanya itu yg dikiurim bedcover kok. gak mungkin yang nyampe cuma sprei, soalnya ibu saya kalo kirim paket rapi banget bungkusnya.
reseller : iya mbak, kayanya yang di palembang itu gak negrti apa bedcover. soalnya tadi juga nanya bedcover itu kasur kah? kaya apa bedcover itu, kok ini tebel banget spreinya kaya kasur.
saya : hahahaha.. ya ampun, saya tadi udah panik dikira ekpedisinya yang nakal. karena saya males kalo mesti ngurus kaya gini ke ekspedisi.

sekian cerita saya tentang pengalaman saya berdagang.. saya selalu mengingatkan diri sendiri dan teman-teman saya yang seprofesi.. jadi pedagang itu harus sabar dan tidak boleh mudah menyerah. itu kuncinya biar kita bisa bertahan dengan bisnis kita..
semangat mompreuner!!